Jeritan Memek Mulus ABG Lugu

Selasa, Oktober 4th, 2016 - Cerita Ngentot ABG, Cerita Sex

Sebagian besar kaum cowok pasti menginginkan hubungan yang langgeng dengan cewek yang di cintainya, begitu juga denganku yang begitu mencintai Mitha pacarku. Kami sudah hampir dua tahun menjalin hubungan, awalnya kami memang bertemu pertama kali ketika wawancara di perusahaan ini dan untungnya kami berdua di terima jadi semakin memberikan aku kesempatan untuk mendekati Mitha kala itu.

Kamipun sering melewatkan waktu luang untuk melakukan adegan cerita ngentot layaknya pasangan sekarang, dimana ada kesempatan kami selalu melakukannya. Apalagi saat ini usia kami berdua sudah memasuki 24 tahun, jadi tidak canggung lagi melakukan hal seperti itu. Setiap akhir pekan kami sering melewatinya di tempat-tempat penginapan di luar kota.

Jeritan Memek Mulus ABG Lugu

Namun hal itu tidak membuat aku tidak menyelingkuhi Mitha pacarku, karena akupun tergoda oleh seorang cewek yang memang awalnya bukan tipeku sama sekali. Intan namanya dia merupakan gadis yang baru menginjak kelas 2 SMU, dan dia merupakan teman dari adikku Vani. Hampir setiap hari Intan ke rumahku bahkan dia sering menginap di rumah kami, sebagai kakak akupun bersikap baik pada teman adikku.

Aku tidak pernah menyangka kalau gadis itu akan menaruh hati padaku, mungkin karena dia masih labil sebagai anak muda. Aku tahu hal itu dari Vani waktu aku menjemputnya di sekolah yang kebetulan sore itu aku mendapat tugas dari mama kalau harus menjemput Vani setelah pulang dari kantor “Mas Bram dapat salam dari teman Vani..” Ledeknya padaku.

Akupun menjitak kepalanya “Becanda aja.. memang mas anak ABG apa..” Vani malah membelalak “Lha apa harus anak ABG yang boleh terima titipan salam apa..” DIa balik nanya dan melanjtkan perkataannya “Benar lho mas.. ini si Intan yang sering ke rumah dia bilang kalau dia suka sama mas Bram.. anaknya baik lho mas..” Aku tidak mendengarkan kata-kata Vanni dan aku anggap angin lewat.

Hingga pada suatu hari rumah dalam keadaan sepi karena semua anggota keluargaku sedang pergi ke rumah salah satu kerabat. Karena ada acara di sana dan aku di tinggal sendiri, di tambah aku tidak dapat menghubungi Mitha karena diapun bilang kalau sama-sama ada acara dengan keluarganya. Kalau saja ada dia pasti kami akan melakukan adegan layaknya dalam cerita ngentot yang biasa kami lakukan.

Sewaktu aku santai di depan TVĀ  tiba-tiba aku di kejutkan oleh bunyi bel, dengan malas akupun membukakan pintu dan di depanku aku lihat Intan sedang berdiri menatapku. Dan entah mengapa akupun gugup di depannya “Ooo.. kamu masuk..” Kataku diapun masuk dan duduk namun ketika aku hendak memanggil Vani aku sadar kalau di rumah memang lagi tidak ada orang sama sekali.

Semakin salah tingkah aku di depan Intan “Ooo..ini Vaninya nggak ada mas lupa kalau dia sedang pergi..” Intan segera bangun dari duduknya dan diapun berpamitan dengan menundukan kepalanya tanpa berkata apa-apa, akupun segera mengantarnya dengan mebukakan pintu tapi siapa sangka kakiku tersangkut dan akupun hampir terjatuh tapi untungnya aku masih dapat berpengangan.

Ternyata tanganku memegang tubuh Intan, dan bukannya segera melepas cengkramanku kini aku malah berdiri dengan posisi yang sama dengan Intan lalu dengan lembut aku daratkan ciumanku pada bibirnya. Intan terdiam membuat aku semakin berani melumat bibirnya apalagi aku mendengar deru nafasnya di telingaku yang semakin membnagkitkan gairah birahiku.

Tanganku menganggkat tubuh Intan yang dengan mudahnya dapat aku gendong sementara mulut kami masih tetap saling melumat. Dan membawanya ke kamarku melihat Intan diam saja akupun semakin menggerayangi tubuhnya dengan sentuhan bibirku, mulai dari wajah hingga sampai juga pada buah dadanya yang hanya sebesar buah mangga diapun menggelinjang ketika aku membenmkan wajahku di sana.

Intan mendesah “OOoouuuggghh… aaaaaaggggghh…. maaaas… aaaaagggggghhh..” Aku menatap matanya dan aku menghentikan aksiku lalu berkata pada Intan “Sayang.. nanti ada yang marah sama mas Bram..” Dia menarik kepalaku dan membenamkan wajahku kembali sambil berkata “Intan suka sama mas Bram dari dulu… ayoo lagiii maaaas… ” Katanya dan akupun melanjutkan aksiku.

Seperti pemain dalam adegan cerita ngentot aku terus melumat puting kecil milik Intan “Ooouuugggggghh…. aaaaaaagggggghhh…. aaaagggggg… aaaaaaaggggggggghhh.. aaaggggghhhhhhh….. aaaaaggggghh…” Semakin panjang desahan Intan ketika aku semakin liar bermain dengan lidahku melumat putingnya, dan aku memilinnya juga dengan tanganku yang satunya.

Sampai akhirnya kamipun sama-sama tidak lagi kuat menahan nafsu yang semakin menjalar, dengan menyinkap sedikit baju Intan dan akupun melorotkan celana dalamnya. Saat itu juga aku lihat memeknya begitu mulus tanpa adanya bulu seperti milik Mitha pacarku, aku tersenyum lalu aku kecup memeknya “OOouugghh.. jangan maaass… aaagggh.. siiinii… aaagghh..” Katanya ambil menarikku.

Aku tahu Intan juga tidak ingin lama-lama menikmati kontolku, perlahan namun pasti akupun menancapkan kontolku ke dalam memeknya. Karena baru pertama kai melakukan adegan cerita ngentot, Intanpun berteriak kecil “Oooouuugggghh…. aaaagggggghh… aaaaaagggggghhh…… aaaaaaaggggggghhh..” Sedangkan aku semakin cepat menggoyangnya setelah kontolku masuk dengan tepat dalam memeknya.

BUkan hanya mendesah tapi aku lihat diapun mengeluarkan airmatanya, ketika aku menghentikan goyanganku Intan berkata ‘Ayo.. mas… Intan senaaang kok… aaaahgggghhh… sungguuuuhhhh… aaaggggghh..” Kasihan juga melihat dia begitu namun akhirnya akupun segera mengyangya lag agar cepat menuntaskan aksi permainan in, aku goyang pantatku.

Sampai akhirnya akupun menyemburkan perma ke dalam memeknya, dan tubuhku terkulai segera aku terbaring di samping tubuh Intan. Lalu aku peluk tubuhnya yang memeluk tubhku juga bahkan dia menciumku. Dan akupun membalasnya dengan mesra juga, bahkan semakin erat aku memeluk tubuhnya dalam hatiku apa yang harus aku lakukan dengannya karena tidak mungkin juga aku meninggalkan Mitha pacarku.

Jeritan Memek Mulus ABG Lugu | Cerita Dewasa Loe | 4.5